Monday, March 31, 2008

Rubon (Rumah Kebon) Pak Arman


Rubon (Rumah Kebon) Pak Arman

menyusuri tepi danau
aku seakan sampai pada keheningan
di antara hutan beton dan akasia
terhampar tanpa batas

sedikit berjalan,
kebon kacang dan singkong
lidah buaya menjulur-julur
jangkrik dan beberapa ayam hutan menyambung hidup

rumahnya menyendiri
cat putih, bersih dan elegan
kokoh tapi sederhana
berdiri mengangkangi sungai tanpa tepi

aku datang lagi
tanpa kemewahan dan keangkuhan
segelas teh, sepiring singkong rebus
ia hanya ingin sisa umurnya
seperti elang yang hinggap tadi pagi

kemudian dinginnya malam
menggelitik ingatanku
ada rasa yang sederhana
dan apa adanya
Rubon (Rumah Kebon) Pak Arman

menyusuri tepi danau
aku seakan sampai pada keheningan
di antara hutan beton dan akasia
terhampar tanpa batas

sedikit berjalan,
kebon kacang dan singkong
lidah buaya menjulur-julur
jangkrik dan beberapa ayam hutan menyambung hidup

rumahnya menyendiri
cat putih, bersih dan elegan
kokoh tapi sederhana
berdiri mengangkangi sungai tanpa tepi

aku datang lagi
tanpa kemewahan dan keangkuhan
segelas teh, sepiring singkong rebus
ia hanya ingin sisa umurnya
seperti elang yang hinggap tadi pagi

kemudian dinginnya malam
menggelitik ingatanku
ada rasa yang sederhana
dan apa adanya

0 comments:

 

Copyright 2011 All Rights Reserved